Muka Kotak

Lagi duduk di perpustakaan diapit dua cewek pendiri Persatuan Plagiat Teknik Informatika yang disingkat PPTI sambil foto2 skripsi orang lain, mendingan foto muka gantengku ini yang sudah mendapat penghargaan gelar Serrr dari Ratu Elisabeth.

Selagi aq duduk diperpustakaan(terpaksa), nan jauh disana dihutan belantara hiduplah sesosok makhluk berwajah kotak yang lagi merenungi nasibnya, dan sosok itu bernama Helmi=saya neraka. “Mendengar namanya aja dah bikin bulu2 ketek saya merinding”

Knapa sekarang wajahnya menjadi kotak????????semua makhluk sejagat raya udah bertanya-tanya.

TukangBaksoYangLewatDepanRumah : Lho buk, knapa seh helmi wajahnya bisa kotak?

IbuTukangGosipYangGaul : Aq juga kagak tw coy, kamu tanya aja ke si ganteng Panji Sinangnjaya.

Begini lho nak, cerita ini bermula pada suatu hari…..lhoooo kok malah kayak kak Seto lg ndongeng.

Langsung aja lah, Helmi itu adalah seorang gamer sejati yang hidupnya mulai dari bangun tidur ampe mw tidur lagi selalu bermain game (klo dibuat film pasti yang nonton cpet bosen trus emosi sampe bioskopnya dibakar). Neh contohnya kelakuan2 aneh akibat kebanyakan bermain game.

  1. Tadi pagi aja pas bangun tidur tiba2 nanya ke aq kayak gini

    Helmi : Nji UPN tu singkatan apa seh?

    Universitas Pembangunan Negeri yaaaa?

    Panji ganteng: Gubrakkkkkkkkk, dah kuliah hamper 4 tahun masak gak tau nama kampusnya sendiri(jawabnya sambil benturin kepala ketembok saking gemesnya).Universitas Pembangunan Nasional lah nyet. Yang diinget2 cuma singakatan RT=Rukun Tetangga aja seh, lhoo malah gak nyambung.


  2. Hati2 klo naek motor boncengin Helmi. Tangannya suka mencet2 perut orang yang boncengin, dikira lagi megang stick kali ya!!!!!

  3. Klo ketawa, suaranya dimirip2pin ma ktawanya tokoh game idolanya, Sun Gokong.

tuuuuu kan kotak bneran, pelan2 dagunya juga ilang ndiri

tuuuuu kan kotak bneran, pelan2 dagunya juga ilang ndiri

Horeeeee….asyik mungkin gak lama lagi aq punya temen yang mirip Sponge Bob(berteriak sambil di iringi soundtrack sponge bob), tinggal dicat kuning aj ngambil cat alami si lele kuning di WC dah mirip banget pastinya.

Note: Wahai para gamers, virus sapi gila sewaktu-waktu bisa menyerang hewan ternak anda jadi waspadalah-waspadalah!!!!!!!!

21&22April”Hari Kartini, Hari Bumi, Hari Yopi”

pertama kali aq ucapin met hari bumi bagi yang merayakan,maap lahir batin (lhooooo!!!!!salah y)
Nah pas tengah malem(disertai suara jangkrik, krikkk…krik…)pergantian dr 21 ke 22 april saya direkrut oleh temen aq yang bernama yopi. Nah saya dikasih tugas untuk menjadi editor efek untuk buat fidio biografi dia selama 3,5 abad negara kita dijajah wong londo, hehehe…masih inget sejarah SMA. slah dink, 3,5 tahun mksudnya perjalanan diama cweknya. kasian cweknya dah 3,5 thn kena ilmu pelet dia tp g nyadar2,hueheue….
nah qt mulai bekerja dr jam 9 malem ampe saat tulisan ini aq posting lum kelar2 juga ampe jariku berdarah-darahhh. tp kebersihansebagiandarikegantengan.lhooooooo…..g nyambung lagi
pokoknya ini hrs dikerjain ampe kelar, ne kerjanya sambil ditodong pisau ama yopi, trus matana diganjel pake jepitan jemuran biar melek….show must go on,SMANGAT

Slumdog Millionaire


Slumdog Millionaire merupakan sebuah film Britania Raya bernuansa Bollywood yang dirilis pada tahun 2008. Film yang disutradarai oleh Danny Boyle ini pemainnya antara lain ialah Dev Patel, Freida Pinto, Anil Kapoor, Irrfan Khan, dan masih banyak lagi. Di Inggris, tanggal rilisnya pada 12 November 2008, sedangkan di Mumbai pada 22 Januari 2009.

Slumdog Millionaire memenangi lima Critics’ Choice Awards, empat piala Golden Globes, dan tujuh piala BAFTA Awards, dan memenangi penghargaan Oscar terbanyak Academy Awards 2008 (8 piala), termasuk penghargaan paling bergengsi Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Cerita

Film ini dimulai dengan inspektur polisi (Irrfan Khan) di Mumbai, India, menginterogasi dan menyiksa Jamal Malik (Dev Patel), bekas anak jalanan dari kawasan kumuh Dharavi. Jamal adalah kontestan Who Wants to Be a Millionaire? versi India (Kaun Banega Crorepati) yang dibawakan oleh Prem Kumar (Anil Kapoor). Jamal berhasil mencapai pertanyaan terakhir, dijadwalkan diadakan besok, tetapi polisi menuduhnya curang. Pada saat diinterogasi, jamal menjelaskan bahwa setiap pertanyaan yang diajukan padanya mempunyai hubungan dengan apa yang pernah dialaminya selama ini. Dan inspektur polisi menerima penjelasan dari jamal dengan sebutan “keanehan yang masuk akal”.

Pada awal film ini, ketika judul ditayangkan juga terdapat tulisan “Jamal menyisakan pertanyaan terakhir, bagaimana dia melakukannya? a) dia curang b) dia beruntung c) dia jenius d) sudah ditakdirkan. Dimana pada akhir film ini anda akan mengetahui sendiri jawabannya.
Tokoh
Dev Patel sebagai Jamal Malik. Ia adalah orang muslim yang tinggal di permukiman kumuh di Mumbai
Ayush Mahesh Khedekar sebagai adik Jamal
Tanay Ccheda sebagai adik Jamal
Freida Pinto sebagai Latika. Dia adalah pacar Jamal
Rubina Ali sebagai adik Latika
Tanvi Ganesh Lonkar sebagai adik Latika
Maddhur Mittal sebagai Salim. Dia adalah kakak Latika
Azharuddin Mohammed Ismail sebagai adik Salim.
Ashutosh Lobo Gajiwala sebagai adik Salim.
Anil Kapoor sebagai Prem Kumar, pembawa acara Kaun Banega Crorepati.
Irrfan Khan sebagai inspektur polisi.
Saurabh Shukla sebagai konsultan Srinivas
Mahesh Manjrekrar sebagai Javed
Ankur Vikal sebagai Maman
Raj Zutshi sebagai prduser Kaun Banega Crorepati
Sanchita Choudhary sebagai ibu Jamal
Shah Rukh Munshi sebagai anak miskin
Mozhim Shakim Sheikh Qureshi sebagai anak miskin.
“Riots” by A. R. Rahman
“Mausam & Escape” by A. R. Rahman
“Paper Planes”# performed by M.I.A.
“Paper Planes (DFA Remix)” performed by M.I.A.
“Ringa Ringa” by A. R. Rahman featuring Alka Yagnik, Ila Arun
“Liquid Dance” by A. R. Rahman featuring Palakkad Sriram, Madhumitha
“Latika’s Theme” by A. R. Rahman featuring Suzanne D’Mello
“Aaj Ki Raat”#2 by Shankar ehsaan loy performed by Sonu Nigam, Mahalakshmi Iyer, Alisha Chinai
“Millionaire” by A. R. Rahman featuring Madhumitha
“Gangsta Blues” by A. R. Rahman featuring BlaaZe, Tanvi Shah
“Dreams on Fire” by A. R. Rahman featuring Suzanne D’Mello
“Jai Ho” by A. R. Rahman featuring Sukhwinder Singh, Tanvi Shah, Mahalakshmi Iyer*

*Diunggulkan dalam kategori Lagu Asli Terbaik pada Academy Awards
#Digubah oleh M.I.A.
#2Digubah oleh Shankar-Ehsaan-Loy, dari album Don – The Chase Begins Again

Capres Berlomba Dekati Blogger

Para calon presiden kini berlomba memenangkan hati para pengguna internet. Salah satunya mendekati blogger dengan menggelar lomba blog.

Bugiakso, cucu dari pahlawan Jenderal Sudirman merupakan salah satu dari capres yang mengiming-imingi blogger dengan sebuah kompetisi berhadiah.

“Kompetisi ini merupakan program kompetisi blog yang mengajak anak negeri untuk berbagi cerita dan mimpi. Tentang langkah-langkah inspiratif yang bisa dilakukan oleh semua anak negeri untuk Indonesia,” ujar pihak penyelenggara dalam blog pribadi Bugiakso, Jumat (16/1/2009).

Menurut mereka, melalui program kompetisi blog ini, diharapkan setiap orang bisa menjadi inspirasi bagi lainnya, dan setitik aksi selalu lebih baik daripada sejuta mimpi namun terbenam hanya dalam pikiran.

Program kompetisi blog ‘Aku untuk Negeriku’ diperuntukkan bagi para blogger yang memiliki blognya sendiri dan terbuka bagi blogger dari Sabang sampai Merauke. Program ini akan berlangsung selama sebulan penuh mulai 12 Januari 2009 sampai dengan 12 Februari 2009.

Bugiakso sendiri merupakan capres yang mengklaim telah mendapatkan dukungan dari tiga partai, yaitu Partai Kedaulatan, Partai Merdeka dan Partai Buruh. Bugiakso cukup aktif menggunakan internet sebagai media kampanye. Selain menggelar kompetisi blog, ia juga memiliki blog dan situs pribadi.

Langkah yang dilakukan Bugiakso ini bukanlah yang pertama dalam dunia blogger. Sebelumnya, capres dari Partai Gerindra, Prabowo juga melakukan hal yang sama. Namun kompetisi blog yang diusungnya sempat menuai protes. Bukan hanya karena hadiahnya yang berupa makan siang dan diskusi dengan tokoh Gerindra tersebut, tapi juga cara publikasi yang dianggap tidak sesuai. Pasalnya, penyelenggara kompetisi blog Gerindra mengumumkan kompetisi tersebut melalui bantuan Facebook, bukan melalui media blog.

Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions

Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions:
Chelsea vs Juventus
Villarreal vs Panathinaikos
Sporting Lisbon vs Bayern Munich
Atletico Madrid vs FC Porto
Olympique Lyon vs Barcelona
Real Madrid vs Liverpool
Arsenal vs AS Roma
Inter Milan vs Manchester United

hasil undian babak 32 besar Piala UEFA

Berikut ini hasil undian babak 32 besar Piala UEFA:
Paris St Germain vs VfL Wolfsburg
FC Copenhagen vs Manchester City
NEC Nijmegen vs Hamburg SV
Sampdoria vs Metalist Kharkiv
Braga vs Standard Liege
Aston Villa vs CSKA Moscow
Lech Poznan vs Udinese
Olympiakos Piraeus vs St Etienne
Fiorentina vs Ajax Amsterdam
AaB Aalborg vs Deportivo Coruna
Werder Bremen vs AC Milan
Girondins Bordeaux vs Galatasaray
Dynamo Kiev vs Valencia
Zenit St Petersburg vs VfB Stuttgart
Olympique Marseille vs Twente Enschede
Shakhtar Donetsk vs Tottenham Hotspur

(Leg pertama dimainkan 18 & 19 Februari, leg kedua 26 Februari)

Undian babak 16 besar:
Bremen/AC Milan vs Olympiakos/St Etienne
Aston Villa/CSKA Moscow vs Shakhtar Donetsk/Tottenham
Lech Poznan/Udinese vs Zenit St Petersburg/VfB Stuttgart
PSG/VfL Wolfsburg vs Braga/Standard Liege
Dynamo Kiev/Valencia vs Sampdoria/Metalist Kharkiv
FC Copenhagen/Manchester City vs AaB Aalborg/Deportivo Coruna
Marseille/Twente vs Fiorentina/Ajax
NEC Nijmegen/Hamburg vsBordeaux/Galatasaray

(leg pertama dimainkan 12 Maret, leg kedua 18 & 19 Maret)

2011 Pemilu Lewat Ponsel Siap Digelar

Keinginan sebagian orang untuk menyalurkan hak pilihnya melalui ponsel, nampaknya sebentar lagi akan segera terwujud. Penerapan inovasi baru dalam pemilihan umum ini akan dimulai dari Negara Estonia.

Parlemen di negara Eropa Timur tersebut, telah membuat kesepakatan dengan mengizinkan para pemilih untuk menggunakan ponselnya sebagai alat untuk memilih anggota parlemen di Estonia. Penerapan teknologi informatika ini akan dimulai pada tahun 2011.

“Sebelumnya kami, telah sukses menggelar pemilu melalui internet. Sedangkan, Sistem yang memungkinkan masyarakat memilih via ponsel, kami jamin sangatlah aman,” jelas Liia Hanni, Programme Director di Estonian e-Governance Academy Foundation, seperti yang dikutip Reuters, Sabtu (13/12/2008).

Penyalurah aspirasi ini, nantinya akan menggunakan Sim Card khusus yang akan diberikan kepada masyarakat. Hal ini, untuk mencegah pemalsuan identitas, ataupun pemilih memilih lebih dari dua kali.

“Sim card tersebut, sangat canggih. Dan tim IT dari komisi pemilihan umum telah menegaskan, hacker pun tidak dapat menembus jaringan ini,” tandas Hanni.

Manajemen Layout

Contoh Program dibawah ini adalah kombinasi dari BorderLayout,GridLayout dan GridBagLayout

kombinasilayout.java

import java.awt.*;

import javax.swing.*;

class BLayout extends JFrame{

JButton tombolSave,tombolDelete,tombolOpen,tombolEdit,grid1,grid2,grid3,grid4, gb4,gb5,gb6,gb7;

JPanel Panel1,Panel2,Panel3;

public BLayout(){

setTitle(”Kombinasi Layout”);

tombolOpen = new JButton(”Open”);

tombolOpen.setMnemonic(’O');

tombolSave = new JButton (”Save”);

tombolSave.setMnemonic(’S');

tombolDelete= new JButton(”Delete”);

tombolDelete.setMnemonic(’D');

tombolEdit = new JButton (”Edit”);

grid1= new JButton(”G1″);

grid2= new JButton(”G2″);

grid3= new JButton(”G3″);

grid4= new JButton(”G4″);

gb4= new JButton(”GB4″);

gb5= new JButton(”GB5″);

gb6= new JButton(”GB6″);

gb7= new JButton(”GB7″);

Panel1= new JPanel();

Panel2= new JPanel();

Panel3= new JPanel();

setLayout(new BorderLayout());

add(Panel1,”West”);

add(Panel2,”Center”);

add(Panel3,”East”);

Panel1.setLayout(new BorderLayout());

Panel1.add(tombolOpen,”South”);

Panel1.add(tombolSave,”West”);

Panel1.add(tombolEdit,”East”);

Panel1.add(tombolDelete,”North”);

Panel2.setLayout(new GridLayout(2,2));

Panel2.add(grid1);

Panel2.add(grid2);

Panel2.add(grid3);

Panel2.add(grid4);

Container c= this.getContentPane();

c.setLayout(new GridBagLayout());

Panel3.setLayout(new GridBagLayout());

GridBagConstraints gbc = new GridBagConstraints();

gbc.insets=new Insets(1,2,4,6);

gbc.fill= GridBagConstraints.VERTICAL;

gbc.gridheight = 3;

c.add(gb4,gbc);

gbc.fill= GridBagConstraints.HORIZONTAL;

gbc.gridwidth = 2;

c.add(gb5,gbc);

gbc.gridx= 4;

c.add(gb6,gbc);

gbc.gridx= 6;

gbc.gridy= 4;

c.add(gb7,gbc);

pack();

setVisible(true);

setLocation(300,300);

setDefaultCloseOperation(EXIT_ON_CLOSE);

}

}

public class kombinasilayout {

public static void main (String[] args){

BLayout b = new BLayout();

}

}

Output

Penjelasan

import javax.swing.*; : memanfaatkan/memanggil paket-paket yang berada dalam javax.swing

import java.awt.*; : fungsi yang digunakan agar perintah font dapat dijalankan

// javax.swing dan java.awt adalah paket yang harus diimport bila ingin menggunakan aplikasi GUI

class BLayout extends JFrame{ : MLayout merupakan turunan dari JFrame

JButton tombolSave,tombolDelete,tombolOpen,tombolEdit,grid1,grid2,grid3,grid4, gb4,gb5,gb6,gb7;: kelas JButton mempunayi objek yaitu tombolSave,tombolDelete,tombolOpen,tombolEdit,grid1,grid2,grid3,grid4, gb4,gb5,gb6,gb7

JPanel Panel1,Panel2,Panel3; : kelas Jpanel mempunyai objek Panel1,Panel2,Panel3

public BLayout(){ : merupakan konstruktor dari BLayout

setTitle(“Kombinasi Layout”); : membrikan judul pada frame yaitu bernama Kombinasi Layout

tombolOpen = new JButton(”Open”); pembuatan objek tombolOpen dari kelas JButton dengan nama Open

tombolSave = new JButton (”Save”); pembuatan objek tombolSave dari kelas JButton dengan nama Save

tombolDelete= new JButton(”Delete”); pembuatan objek tombolDelete dari kelas JButton dengan nama Delete

tombolEdit = new JButton (”Edit”); pembuatan objek tombolEdit dari kelas JButton dengan nama Edit

grid1= new JButton(”G1″); pembuatan objek grid1 dari kelas JButton dengan nama G1

grid2= new JButton(”G2″); pembuatan objek grid2 dari kelas JButton dengan nama G2

grid3= new JButton(”G3″); pembuatan objek grid3 dari kelas JButton dengan nama G3

grid4= new JButton(”G4″); pembuatan objek grid4 dari kelas JButton dengan nama G4

gb4= new JButton(”GB4″); pembuatan objek gb4 dari kelas JButton dengan nama GB4

gb5= new JButton(”GB5″); pembuatan objek gb5 dari kelas JButton dengan nama GB5

gb6= new JButton(”GB6″); pembuatan objek gb6 dari kelas JButton dengan nama GB6

gb7= new JButton(”GB7″); pembuatan objek gb7 dari kelas JButton dengan nama GB7

Panel1 = new JPanel(); : penyisipan Layout baru oleh kelas JPanel disebelah kiri

Panel2 = new JPanel(); : penyisipan Layout baru oleh kelas JPanel disebelah tengah

Panel3 = new JPanel(); : penyisipan Layout baru oleh kelas JPanel disebelah kanan

setLayout(new BorderLayout()); : untuk mengatur layout pada border layout

add(tombolOpen,”South”); : menempatkan Layout baru yaitu bawah dari kelas JPanel di selatan

add(tombolEdit,”East”); : menempatkan Layout baru yaitu kanan dari kelas JPanel di timur

add(tombolSave,”West”); : menempatkan Layout baru yaitu kiri dari kelas JPanel di barat

add(tombolDelete,”North”); : menempatkan Layout baru yaitu atas dari kelas JPanel utara

Panel2.setLayout(new GridLayout(2,2));: mengatur layout kiri yaitu layout untuk GridLayout

Panel2.add(grid1); menempatkan grid1 dilayout Panel2

Panel2.add(grid2); menempatkan grid2 dilayout Panel2

Panel2.add(grid3); menempatkan grid3 dilayout Panel2

Panel2.add(grid4); menempatkan grid4 dilayout Panel2

Panel3.setLayout(new GridBagLayout());mengatur layout Panel3 yaitu layout untuk GridBagLayout

gbc.gridwidth = 2;:Jumlah Sell mendatar adalah 2

gbc.gridx= 6;:Diletakkan pada kolom ke 6

gbc.gridy= 4; :Diletakkan pada baris ke 4

pack(); : untuk mengatur ukuran frame

setVisible(true); : untuk menampilkan frame ke layer

setDefaultCloseOperation(EXIT_ON_CLOSE);}} : method setDefaultClose Operation digunakan untuk menentukan aksi pada saat sebuah frame ditutup. EXIT_ON_CLOSE menyatakan bahwa penutupan frame ini akan menyebabkan keseluruhan program ditutup dan dihapus dari memori

public class kombinasilayout { : merupakan kelas utama yang bernama kombinasilayout

public static void main (String[] args){ : merupakan method main atau utama yang artinya method tersebut dapat diakses oleh kelas siapa saja

BLayout b = new BLayout();}} : pembuatan objek baru yang bernama b dari kelas BLayout

SWING

Framebiasa.java

import javax.swing.*;

public class Framebiasa{

public static void main(String []args){

JFrame frame=new JFrame(”Ini judulnya”);

frame.setSize(300,200);

frame.setVisible(true);

frame.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);

}

}

Output

Penjelasan

JFrame frame=new JFrame(”Ini judulnya”); Baris program untuk membuat frame baru bernama Ini judulnya

frame.setSize(300,200); Baris program untuk membuat ukuran frame yaitu panjang 300 dan lebarnya 200

Panggilframeturunan.java

import javax.swing.*;

class Frameturunan extends JFrame{

public Frameturunan (String judul){

setTitle(judul);

setSize(300,200);

setDefaultCloseOperation(3);

}

}

public class panggilframeturunan{

public static void main(String []args){

Frameturunan f=new Frameturunan(”Ini frame turunan”);

f.setResizable(true);

f.setUndecorated(false);

f.setTitle(”panji”);

f.setLocation(150,100);

f.setVisible(true);

}

}

Output

Penjelasan

f.setTitle(”panji”); Baris program untuk memberi nama judul frame baru bernama panji

setSize(300,200); Baris program untuk membuat ukuran frame yaitu panjang 300 dan lebarnya 200

f.setLocation(150,100); Baris program untuk menentukan letak dari frame tersebut yang bersangkutan

ObyekGUI.java

import javax.swing.*;

class ObyekGUI{

public static void main(String[] a){

GUI g = new GUI();

}

}

class GUI extends JFrame{

final JTextField fnama = new JTextField(10);

JLabel lnama=new JLabel(”Nama lengkap”);

JLabel ljeniskelamin=new JLabel(”Jenis kelamin”);

JRadioButton rbPria = new JRadioButton(”Laki-laki”);

JRadioButton rbWanita=new JRadioButton(”Perempuan”);

JLabel lagama=new JLabel(”Agama”);

String[] namaAgama={”Islam”,”Kristen”,”Katolik”,”Hindu”,”Budha”};

JComboBox cmbAgama=new JComboBox(namaAgama);

JLabel lhobby=new JLabel(”Hobby”);

JCheckBox cbSepakbola=new JCheckBox(”Sepakbola”);

JCheckBox cbBasket=new JCheckBox(”Basket”);

JButton btnSave=new JButton(”OK”);

public GUI(){

setTitle(”Mencoba kombinasi komponen GUI”);

setDefaultCloseOperation(3);

setSize(350,200);

ButtonGroup group=new ButtonGroup();

group.add(rbPria);

group.add(rbWanita);

setLayout(null);

add(lnama);

add(fnama);

add(ljeniskelamin);

add(rbPria);

add(rbWanita);

add(lagama);

add(cmbAgama);

add(lhobby);

add(cbSepakbola);

add(cbBasket);

add(btnSave);

lnama.setBounds(10,10,120,20);

fnama.setBounds(130,10,150,20);

ljeniskelamin.setBounds(10,35,120,20);

rbPria.setBounds(130,35,100,20);

rbWanita.setBounds(230,35,100,20);

lagama.setBounds(10,60,150,20);

cmbAgama.setBounds(130,60,120,20);

lhobby.setBounds(10,85,120,20);

cbSepakbola.setBounds(130,85,100,20);

cbBasket.setBounds(230,85,100,20);

btnSave.setBounds(100,130,120,20);

setVisible(true);

}

}

Output

Penjelasan

GUI g = new GUI(); membuat objek baru

final JTextField fnama = new JTextField(10); membuat komponen yang bertipe TextField

JLabel lnama=new JLabel(”Nama lengkap”); membuat komponen yang bertipe label

JLabel ljeniskelamin=new JLabel(”Jenis kelamin”); membuat komponen yang bertipe label

JRadioButton rbPria = new JRadioButton(”Laki-laki”); membuat komponen yang bertipe button

JRadioButton rbWanita=new JRadioButton(”Perempuan”); membuat komponen yang bertipe button

JLabel lagama=new JLabel(”Agama”); membuat komponen yang bertipe label

JComboBox cmbAgama=new JComboBox(namaAgama); membuat komponen yang bertipe comboBox

JLabel lhobby=new JLabel(”Hobby”); membuat komponen yang bertipe label

JCheckBox cbSepakbola=new JCheckBox(”Sepakbola”); membuat komponen yang bertipe checkBox

JCheckBox cbBasket=new JCheckBox(”Basket”); membuat komponen yang bertipe checkBox

JButton btnSave=new JButton(”OK”); membuat komponen yang bertipe button

setSize(350,200); Baris program untuk membuat ukuran frame yaitu panjang 350 dan lebarnya 200

lnama.setBounds(10,10,120,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(10,10,120,20)

fnama.setBounds(130,10,150,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(130,10,150,20)

ljeniskelamin.setBounds(10,35,120,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(10,35,120,20)

rbPria.setBounds(130,35,100,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(130,35,100,20)

rbWanita.setBounds(230,35,100,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(230,35,100,20)

lagama.setBounds(10,60,150,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(10,60,150,20)

cmbAgama.setBounds(130,60,120,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(130,60,120,20)

lhobby.setBounds(10,85,120,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(10,85,120,20)

cbSepakbola.setBounds(130,85,100,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(130,85,100,20)

cbBasket.setBounds(230,85,100,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(230,85,100,20);

btnSave.setBounds(100,130,120,20); Baris prrogram untuk meletakkan lnama yaitu di(100,130,120,20)

Pelajaran dari Koruptor untuk Mahasiswa

ADA sebuah perasaan muak dan kesal ketika mendengar kata koruptor di negeri kita ini. Betapa tidak, akibat ulahnyalah bangsa dengan kekayaan alam yang besar ini menjadi bangsa terbelakang dalam berbagai hal.

Sementara itu, dalam kaitannya dengan korupsi, ketika kita mendengar kata pemuda dan mahasiswa seperti ada sebuah harapan untuk terciptanya pemberantasan korupsi. Memang, selama ini mahasiswa telah terbukti menjadi kelompok sosial yang berperan menyadarkan seluruh pihak tentang arti penting pemberantasan korupsi.

Mereka melakukannya dengan berbagai cara yang cukup atraktif dari demonstrasi, seminar, diskusi,serta pembagian selebaran, dan upaya lain. Sebagai sebuah kelompok sosial, memang mahasiswa adalah kelompok yang efektif untuk mendorong perubahan.

Maka tak jarang kita mendengar istilah agent of change melekat padanya. Mahasiswa dengan posisi strata sosialnya pada kelas menengah menjadi posisi yang efektif untuk menjalankan perannya tersebut. Dengan posisi itu mahasiswa dapat melihat realitas sesungguhnya dari kalangan sosial di bawahnya.

Dalam waktu yang sama, dengan kapasitas intelektualnya mahasiswa memiliki akses kepada kelas sosial di atasnya seperti pemerintah dan para pejabat. Ada yang menarik ketika kita menghubungkan antara mahasiswa dan para koruptor. Salah satu hubungannya adalah bahwa para koruptor yang kita benci itu dahulunya adalah juga mahasiswa dan pemuda. Artinya mereka pernah melalui masa menyandang gelar agent of change.

Sangat mungkin di antara mereka yang saat ini menjadi koruptor dahulunya malah menjadi mahasiswa dan pemuda yang giat berkampanye antikorupsi. Namun ketika kekuasaan ada di depan matanya, segala idealisme yang dahulu pernah diteriakkan hanya menjadi semacam bunga mimpi yang hilang saat terbangun. Koruptor yang dahulunya mahasiswa, tidak bisa “mempertahankan ingatannya” bahwa korupsi adalah hal yang mesti diberantas.

Selain itu mereka juga tidak bisa menjaga kehidupan dan denyut nuraninya sehingga keputusannya selalu diambil tanpa nurani. Ketika melihat kekuasaan di depan matanya, mereka melupakan atau sengaja lupa dengan apa yang diteriakkannya dahulu. Mereka pun membunuh nuraninya yang sejak mahasiswa dahulu mereka pupuk.

Peristiwa ini bisa kita jadikan pelajaran berharga, khususnya bagi kita yang saat ini menjadi mahasiswa dan pemuda. Jangan sampai kita sama dengan para koruptor yang dahulunya mahasiswa itu. Kita sibuk meneriakkan antikorupsi saat ini, lalu ketika masa memimpin itu tiba, kita malah menyelewengkan kekuasaan itu dengan ber-KKN ria.

Inilah peran penting yang paling bisa kita lakukan sejak saat ini, yaitu mempertahankan ingatan kita tentang bahaya korupsi dan mempertahankan kehidupan nurani kita. Tanpa itu, mungkin kita akan menjadi orang yang sama seperti para koruptor tersebut suatu saat nanti.

HIDUP MAHASISWA INDONESIA