jogja earthquake photos from a story in 2006

Seperti biasanya, pada pagi itu aku bangun pagi dan langsung menuju kamar mandi untuk melakukan ritual. Setelah semua ritual kulaksanakan, aku segera keluar dari kamar mandi sambil mengusap-usap perutku dengan leganya. Eh tiba2 kok semuanya goyang2, genteng2 berjatuhan dan akhirnya muncullah sesosok monster dari dalam tanah*yang terakhir tidak termasuk*

“Gempa!!!!!gempa!!!!!!!” Hanya kata2 itu yang bisa ku ucapkan, dalam seketika seluruh penghuni kos yang masih pada molor keluar dari kamarnya masing2.

Yaa Gempa bumi tektonik kuat mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB  selama 57 detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter.

Tidak lama kemudian terdengar suara “Tsunamiiiiii!!!!!Tsunamiiiiiii!!!!!! Tsunamine wis nyampe malioboro” kata bapak2 yang lagi naek motor sambil mboncengin kedua anaknya.  Dalam hatiku” waduh belum sempet kawin tapi dah mau mati duluan”. Tanpa pikir panjang aku langsung mengambil motorku dengan tergesa-gesa dan menuju tempat yang lebih tinggi yaitu ke gunung Merapi. Eh belum sampe di gunung merapi malah ketemu orang dijalan yang bilang gunung Merapi meletus. Udah deh yang bisa dilakukan cuma berdoa sambil menunggu nyawa ini dicabut. Alhamdulillah Setelah beberapa jam semuanya tidak terjadi baik tsunami ataupun gunung meletus.

Meskipun ngeri tapi kejadian ini sumpah seru banget dan tidak akan kulupakan seumur hidupku.  Berikut adalah beberapa foto yang berhasil di abadikan oleh fotografer amatir.

Walaupun bumi gonjang ganjing tetapi sang saka MERAH PUTIH tetap kokoh berdiri

Seorang nenek yang mengalami patah tulang kaki kanannya.semoga cepet sembuh ya mbah!!!!

Korban meninggal yang diangkut menggunakan mobil polisi

Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan DIY yang roboh sebelah

Nasib ruko di jalan Parangtritis sesaat setelah gempa

STIE Kerja Sama hancur lebur. Dunia pendidikan pun berduka

Candi Prambanan tidak luput dari efek gempa

Para Abdi dalem sedang membersihkan reruntuhan Bangsal Trajumas Keraton Kasultanan Yogyakarta

Inilah kampus tempatku belajar selama 4 tahun. Untung aja gempanya tidak pas jam kuliah

Ruang kelas bagai sarang laba-laba

Gempa makan pagar kampusku

jalan di dusun kragilan retak menyebabkan akses antar desa dan kota jadi terhambat

peringatan di depan kampus STIKER jogja

sebuah travo listrik jatuh di jalan parangtritis akibat gempa

suasana sepi terlihat di Malioboro dari hari pertama gempa hingga hari ini tanggal 31 Mei 2006

Mari mengheningkan cipta sejenak untuk kerabat & sahabat korban gempa di Jogja & sekitarnya 4 tahun yg lalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: